Tenaga kurang ada banyak penyebabnya. Penyebab pertama Kompresi yg menurun. biasanya bisa di ukur dengan alat pengukur kompresi. Jika tekanannya kurang berarti ada kebocoran kompresi. dan jika tekanannya naik berarti ada penumpukan  deposit karbon dalam ruang mesin sehingga kompresi naik. kedua”nya merugikan dalam soal tenaga. Kalau kebocoran bisa berasal dari dua sebab, pertama dari celah ring dan piston yg sudah aus atau dinding silinder yg mengalami goresan sehingga oli naik keruang bakar, dan kebocoran yg ada bisa berasal dari klep. penyebabnya bisa bos klep yg sudah tidak rapat lagi atau tangkai klep yg sudah menipis. trus,penyebab kebocoran kompresi bisa kita lihat tanda”nya yaitu keluarnya asap putih pada knalpot. jika asap putih keluar terus menerus baik itu rpm rendah maupun rpm tinggi ini berarti kebocoran berasal dari ring piston ato dinding silinder yg tergores. tapi kalo asap putih hanya keluar pada rpm rendah dan saat gas dibuka pada rpm tinggi asap putih menghilang ini berarti kompresi mengalami kebocoran dari klep ato bos-nya. soal kedua yaitu naiknya kompresi, penyebab utama adalah deposit karbon yg menumpuk dalam ruang mesin, kenapa jika kompresi ini naik merugikan? ini karena deposit karbon tadi menyebabkan pembakaran dini ato timing pembakaran dalm mesin menjadi tidak stabil. karena saat langkah kompresi belum sepenuhnya pembakaran sudah terjadi. yaitu dimana pistom belum berada pada TMA ledakan dalam mesin sudah terjadi akibatnya piston di dorong balik dan pelatuk klep pun ikut berbunyi, nah inilah yg di sebut sering ngelitik pada mesin. penting untuk menghindari penumpukan karbon ato deposit dalam mesin adalah menggunkan bensin dengan oktan yg lebih tinggi. oktan yg lebih tinggi membutuhkan kompresi yg tinggi untuk terbakar. jadi sangat menguntungkan jika kita mengunkan oktan yg lebih tinggi. sehingga tidak ada gejala ngelitik dan pembakaran dini bisa di hindari. Penyebab lain kenapa mesin mengalami kekurangan daya ato tenaga. ini bisa berasal dari suplay bahan bakar yg kurang lancar ato setingan karburator yg kurang pas. biasanya perbandingan antara udara dan bensin kurang tetap bisa mengakibatkan mesin loyo, karena jika komposisi-nya kurang tepat maka daya ledak dalam ruang mesin pun kurang kuat dan otomatis tenaga yg di hasilkan juga pasti loyo. unsur ketiga kenapa mesin kurang bertenaga adalah sistem pengapian yang kurang bagus. meskipun kompresi dan sistem penyuplai bbm normal tapi kalo sistem pengapian kurang bagus sama aja hasilnya pasti mesin kurang optimal. penyebab utama bisa dari Busi, coil, CDI bisa dari pengumpan yaitu magnet. ketepatan pengapian dan daya api pemercik pembakaran menentukan kualitas ledakan dalam mesin. Trus kalo Oli keluar dari Slinder tepatnya dibusi itu bisa juga dibilang hilang kompresi gan. kalo motor juragan masih 2 tahun kayanya belum saatnya untuk skir klep. coba benahin dulu sistem penyuplai bbm dan pengapiannya. dan lihat hasilnya gimana? kalo performanya normal berarti ngak perlu untuk melakukan skir klep.

Iklan